kali ini saya sendiri akan membagi ilmu kecil saya tentang dasar sebuah nada sebelum kita melangkah kecord guitar, lagu, tablatur, menyanyi, merekam dll. menurut kalian nada itu apa? sesuatu seng iso dirungokno seng duwe frekuensi tertentu ngono?? itu menurutku. nah kalian pernah belajar fisika kelas 8 SMP? kalian akan bertemu dengan frekuensi. frekuensi adalah tinggi rendah sebuah nada. jika 2 buah benda bergetar secara bersamaan maka benda tersebut memiliki frekuensi sama, kata pak Guru SMP saya. nggak usah lama, belajar nada dasar
nada itu ada banyak, tetapi cuma ada 7 (tujuh) nada dasar, yaitu :

bisa dibaca
nada Do sama dengan Not 1 sama dengan cord C., gampangkan? kalian sudah paham akan nada dasar, jika kalian pernah mendengarkan orang bernyanyi "IBU KITA KARTINI" notnyakan 1 2 3 4 5 3 1, berrti baca nadanya Do Re Mi Fa So Mi Do, terus baca Cordnya C G C, kok gitu bukan c d e f g e c! ya secara logika bisa tapi cord biasanya digunakan untuk mengiringi sebuah lagu jadi berbeda dengan not, terus kenapa bisa C G C? lain kali kita bahas di belajar Felling Nada! alat music bernada tidak semua enak dibuat iringan lagu., ada juga yang digunakan untuk
melody
rytem = iringan
melody digunakan berdasarkan not 1, 2, 3, dst., dimelody kita dapat menambah banyak fariasi melody, yang penting felling kita merasakan enak tidak fles dengan lagu, berbeda dengan rytem atau iringan
rytem digunakan untuk menekan nada penyanyi agar suara yang dinyanyikan merdu, dan menyentuh hati, dirytem ini berbeda dengan melody, rytem tidak banyak menggunakan fariasi, tetapi rytem sulit difelling karena jika alat pendengaran kita tidak peka, bisa saja semua nada frekuensinya sama. jadi belajar menentukan nada atau felling perlu untuk memberi rytem pada nada., felling dapat dilatih dengan kita sungguh sungguh mendengarkan lagu, bukan fokus dilirik tapi fokus dinada, agar dapat cepat membuat peka dengarkan alunan bass disebuah lagu, atau biola. Lanjut!
kalian pernah mendengar nada minor dan major? apasih?? kalau aku rasakan sebuah nada minor dan major berbeda, kalau minor itu, nadanya miring nylewang sedikit dari nada major. aku tekankan semua nada memiliki kembangan menjadi minor,
Cm
Dm
Em
Fm
Gm
Am
Bm
nada minor dapat ditekankan pada alat musik iringan dengan campuran not seperti piano, guitar. sedangkan pada bass biasanya kalo minor tetap digunakan yang major. Lanjut!
nada dasar itu peralihan nada dari C ke D ke E itu tidak langsung 1 nada. maksudnya nada D ke E itu tidak langsung ke E ! kenapa? kalian pernah melihat not piano terdiri dari putih hitam? iya itu menunjukan peralihan nada., kalo diurutkan nada itu bukan C D E F G dst, tetapi
C ke C# ke D ke D# ke E ke F ke F# ke G ke G# ke A ke A# ke B ke C
loh itu kok E dan B tidak memiliki # (cross, kress). iya diantara semua nada dasar hanya E dan B yang tidak memiliki not # (cross, kress), kres itu apasih? setauku kres itu nada naik 1 fret (dalam guitar). loh kalau turun namanya apa? kalau turun nada 1 fret namanya moll atau bes contoh Gb (G bes) = F# (F kres). banyak istilah istilah dalam nada lain kali akan saya post. paham? jika nada C ke D berarti nada tersebut selisih 1 nada yaitu C#, jika nada E ke F berarti nada itu tidak berselisih karena E tidak memiliki # (cross, kress). gambaran supaya tambah paham.
Mudahkan! Lanjut!
tadi diawal pembahasan tentang minor, kita gabungkan apa yang sudah saya jelaskan bahwa semua nada memiliki nada minor jadi,
C , Cm , C# , C#m
D , Dm , D# , D#m
E , Em
F , Fm , F# , F#m
G , Gm , G# , G#m
A , Am , A# , A#m
B , Bm
Sejauh ini pahamkan, belajar music itu menyenangkan, mudah dan kita dapat berfikir positif, bnyak manfaat yang diterima dibanding ruginya!
terimakasih telah berkunjung jangan lupa komentar dan saran! agar kita dapat saling belajar aku juga masih bocah! nantikan post saya tentang music dengan penyajian sederhana dan mudah.
follow me ^_^

0 komentar:
Posting Komentar